Mengenal Julukan Kota Pati

Sebagai salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah, kabupaten Pati menyimpan sejuta keunikan tersendiri. Salah satu keunikan yang dimiliki kota Pati adalah mengenai julukan yang banyak disematkan kepada kota Pati. Mungkin Anda bertanya: apa julukan kota Pati? Jika Anda bertanya apa julukan kota Pati, maka dalam artikel ini kami akan membahas secara eksklusif mengenai apa julukan kota Pati.

Pati dijuluki dengan ragam julukan, salah satu julukannya yang terkenal antara lain Pati sebagai “Bumi Mina Tani”, “Kota Pensiunan”, “Kota Gandul”, “Kota Kacang” atau “Kota Manggis”. Namun dewasa ini Pati lebih banyak dijuluki secara bebas dengan sebutan “Pati Kota Paranormal” atau “Pati Kota Karaoke”.

Pati Bumi Mina Tani
Harus diakui, sebagian besar penduduk yang di tinggal di Pati berprofesi sebagai petani sehingga dijuluki dengan Pati Bumi Mina Tani. Bahkan bisa dikatakan hampir 70 persen hamparan kabupaten Pati adalah sawah. Dengan latar ini, Pati dijuluki dengan Pati Bumi Mina Tani.

Julukan ini yang sering dipakai sebagai slogan orang Pati. Di jalan pantura sebelum Anda memasuki wilayah kota Pati, Anda akan disambut dengan tulisan “Selamat Datang di Pati Bumi Mina Tani”.

Pati Kota Pensiunan
Pati dikenal dengan julukan Kota Pensiunan sebab kota Pati sebagian besar dihuni oleh para pensiunan yang lahir atau dibesarkan di kota Pati. Sedangkan pemudanya lebih suka untuk memilih bekerja di kota lain atau merantau ke luar negeri mengingat industri di kota Pati sangat minim.

Pati Kota Gandul
Pati dikenal dengan kuliner khasnya, yaitu Nasi Gandul atau orang Pati menyebutnya sego gandul. Mengingat saking terkenalnya kuliner khas Pati ini, ada juga yang menjuluki Pati sebagai kota Gandul. Ya, Pati memang kaya akan julukan. Pati Kota Gandul memang pantas dijadikan julukan untuk Pati karena kuliner khas Pati yang bernama nasi gandul sangat tersohor seluruh Indonesia.

Pati Kota Kacang
Julukan Kota Kacang disematkan kepada Pati karena Pati merupakan pusat produksi pengolahan ragam kacang terbesar di Indonesia. Sudah bukan menjadi rahasia umum, pusat produksi pengolahan kacang terbesar di Indonesia tersebut adalah Kacang Garuda (PT. Garuda Putra Putri Jaya) berada di timur kota Jalan Panglima Sudirman (Pati-Juana) dan Kacang Dua Kelinci (PT. Dwi Kelinci) berada di barat kota yaitu di Jalan Raya Pati-Kudus, kecamatan Margorejo, kabupaten Pati.

Pati Kota Manggis
Kabupaten Pati merupakan penghasil manggis terbesar di Jawa Tengah. Dengan latar belakang ini, Pati dijuluki sebagai Kota Manggis. Pati juga banyak mengirim buah manggis ke kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan berbagai kota besar lainnya. Meski begitu, julukan kota manggis masih kurang begitu familier untuk orang Pati sendiri.

Pati Kota Seribu Paranormal
Pati identik dengan magis atau klenik. Nuansa magis begitu kental saat kita menyebut kata Pati. Selain itu, banyak paranormal asal Pati yang punya nama di belantika paranormal Indonesia, salah satunya Bos Edi, Mbah Roso, Jeng Asih, dan masih banyak lagi lainnya. Dengan alasan ini, Pati seringkali dijuluki kota seribu paranormal. Julukan kota seribu paranormal tampaknya diberikan kepada Pati baru-baru ini saja, bahkan masuk dalam situs berita Tempo.co yang menyematkan Pati sebagai kota seribu paranormal.

Pati Kota Karaoke
Sebetulnya dunia karaoke menjamur bukan saja di Pati, tetapi di berbagai kota, terutama kota-kota besar. Namun karena sepanjang pantura dari Kudus menuju Pati banyaknya tempat-tempat karaoke yang berjajar sepanjang jalan pantura tersebut, maka banyak orang menyematkan Pati sebagai kota karaoke. Julukan kota karaoke sebetulnya bukan julukan resmi yang disematkan dari negara atau instansi, melainkan julukan bebas dari orang-orang yang iseng.

Demikian info julukan kota pati, semoga artikel julukan kota pati bermanfaat bagi pembaca yang budiman, terlebih bagi pembaca yang ingin mencari info julukan kota pati. Julukan-julukan kota pati yang disajikan di atas diambil dari berbagai sumber dan info dari masyarakat. Meski demikian, julukan-julukan kota pati yang sepatutnya kita sematkan adalah julukan-julukan kota pati yang diakui publik, seperti Pati Bumi Mina Tani, Pati Kota Pensiunan atau Pati Kota Gandul. Sekali lagi, semoga info julukan kota pati di atas bermanfaat bagi pembaca setia. [pp]

Mengenal Lebih Dekat Bahasa & Logat Khas Orang Pati

Ketika Anda sedang berbicara dengan orang Pati atau Anda sedang berwisata di Pati dan berinteraksi dengan orang Pati, pasti Anda berpikir: Ini bahasa dan logatnya kok aneh ya?

Betul, masing-masing daerah punya keunikan seni dan budaya tersendiri, termasuk keunikan bahasa, kosakata dan logat khas masing-masing daerah. Bahkan, keunikan bahasa, kosakata dan logat khas masing-masing daerah berbeda meskipun daerah tersebut berdekatan. Kudus, Jepara dan Pati yang lokasinya berdekatan saja berbeda logat bahasa. Itulah keunikan ragam bahasa dan budaya yang dimiliki Indonesia sebagai bangsa majemuk yang menjunjung tinggi bhinneka tunggal eka.

Orang Pati biasa membanjiri kampus-kampus yang ada di Semarang, seperti Undip, Unnes, IKIP PGRI, IAIN Walisongo, Polines, dan berbagai kampus negeri dan swasta lainnya. Di sana, orang Pati ketika berbicara masih membawa logat khas Pati. Uniknya, percampuran mahasiswa yang saling berinteraksi tersebut memengaruhi teman dekat untuk berbahasa dengan logat khas Pati, demikian sebaliknya mahasiswa Purwodadi, Tegal, Kendal, Semarang, dan lainnya juga saling memengaruhi satu sama lain.

Yang lebih unik, orang Semarang seringkali menggunakan bahasa dan logat khas Pati ketika berbicara. “Lho, kamu orang Semarang kok malah pake logat khas Pati,” ujar saya kepada penduduk asli Semarang yang setiap hari berinteraksi dengan orang-orang Pati.

Kadangkala, bahasa dengan logat khas Pati yang terdengar “aneh” juga menjadi bahan tertawaan dan bercanda. “Piye leh,” kata tersebut yang acapkali identik dengan logat khas Pati yang pengucapannya diulang-ulang untuk mengundang tawa sesama teman.

Kosakata, Bahasa dan Logat khas Pati
Adapun kosakata, bahasa dan logat khas Pati yang dirasa aneh jika didengar orang selain orang Pati adalah sebagai berikut:

Pengobatan Alternatif di Pati

Kesehatan adalah harta termahal yang diharapkan selalu terjaga. Kenapa kesehatan bisa dikatakan sebagai harta termahal? Orang sekaya apapun apabila tidak sehat dan terkena penyakit yang tak kunjung sembuh maka ia bukan saja sakit secara fisik, tetapi juga sakit secara psikis karena banyak pikiran. Bahkan tak bisa dipungkiri, seluruh harta pasti akan “dikorbankan” demi sebuah kesehatan. Betapa kesehatan begitu penting dan mejadi kebutuhan primer, bukan?

Nah, apabila kita sedang sakit atau terkena penyakit tertentu, hal yang harus kita lakukan tentu berupaya menyembuhkan ke rumah sakit atau dokter. Penyembuhan secara alternatif juga menjadi penting demi kesehatan kita. Penyembuhan alternatif yang bisa ditemukan, antara lain pijat alternatif, pijat syaraf, pijat totok, atau terapi tertentu yang mengupayakan kesembuhan melalui jalan selain medis sebagaimana di rumah sakit atau dokter.

Pijat alternatif  Suyanto misalnya, dengan terapi pijat alternatif tradisional yang menggabungkan metode pijat saraf, refleksi, dan pijat urut tradisional dengan ramuan herbal tradisional yang diambil dari tumbuh-tumbuhan alami. Pijat alternatif Suyanto biasa melayani pasien yang terkena stroke, asam urat, darah tinggi, maag, dan lainnya. Pijat alternatif Suyanto juga melayani pijat panggilan bagi pasien yang capek-capek, pegal, letih dan lesu sehingga akan menyegarkan tubuh sesudah pijat untuk beraktivitas kerja lagi secara bugar.

Suyanto sebagai ahli pijat di kota Pati biasa melayani pijat untuk kesehatan dan kebugaran maupun pijat untuk penderita stroke, darah tingi, asam urat, maag, mata rabun, dan lain sebagainya. Suyanto juga biasa dipanggil untuk memijat di wilayah kota Pati dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja bangunan, guru, pegawai, PNS, penjabat, polisi, TNI, hingga pengusaha tanpa mematok tarif atau sukarela. Untuk menghubungi Suyanto sebagai ahli terapi pengobatan alternatif di Pati, telepon di nomor 085290982820.

Demikian info Pengobatan Alternatif di Pati, semoga artikel Pengobatan Alternatif di Pati yang kami sajikan bermanfaat bagi pembaca yang budiman, terutama bagi Anda yang sedang mencari informasi seputar Pengobatan Alternatif di Pati. [pp]

Oleh-oleh dan Kuliner Khas Kota Pati

Bertandang ke kota Pati tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas kota Pati, maupun membawa oleh-oleh khas kota Pati. Untuk itu, kami memberikan informasi seputar oleh-oleh dan kuliner khas Pati apabila Anda singgah ke kota Pati dan ingin berburu oleh-oleh dan kuliner khas Pati.

Adapun oleh-oleh dan kuliner khas Pati yang kami rekomendasikan kepada Anda sebagai ikon oleh-oleh dan kuliner khas Pati yang dikenal seluruh masyarakat Nusantara bahkan mancanegara adalah sebagai berikut:

Bandeng presto
Bandeng presto sebetulnya produk khas Pati yang berpusat di kecamatan Juwana, kabupaten Pati. Bandeng presto dari Pati dikenal dengan kualitas rasanya yang menggugah selera. Apabila Anda ingin benar-benar merasakan nikmatnya sajian original bandeng presto, bandeng presto asal Pati menjadi rekomendasi tepat bagi Anda. Mengenai harga, bandeng presto Juwana relatif terjangkau dan sebanding dengan kualitas rasa yang ditawarkan. Jika Anda bertandang di kota Pati, bandeng presto menjadi salah satu rekomendasi tepat bagi Anda yang ingin berburu oleh-oleh di kota Pati.

Nasi gandul
Nasi gandul atau orang Pati menyebutnya sego gandul dikenal sebagai kuliner khas Pati yang melegenda. Cita rasa yang ditawarkan benar-benar menggugah selera. Kuliner khas Pati ini menyajikan sebuah masakan tradisional khas Jawa yang bukan hanya disukai masyarakat Pati, tetapi juga wisatawan, baik wisatawan domestik maupun luar negeri.

Soto kemiri
Soto kemiri menjadi kuliner khas Pati yang didambakan setelah nasi gandul. Pamor soto kemiri membuat kuliner khas Pati yang satu ini acapkali menjadi santapan bagi kalangan yang bukan hanya dikonsumsi oleh kalangan kelas sosial menengah ke bawah, tetapi juga para pejabat. Terlebih soto kemiri banyak masuk di media massa yang membuat soto kemiri semakin dicintai dan menjadi kuliner khas Pati kebanggaan sebagai menu wajib saat Anda berada di kota Pati. Harga soto kemiri cukup murah meriah jika dibandingkan Anda membeli soto kemiri yang dijual di kota-kota besar selain di Pati.

Petis runting khas Pati
Petis runting mungkin masing asing di telinga wisatawan pengunjung kota Pati. Wajar saja mengingat masyarakat Pati pun masih banyak yang tidak mengenal kuliner yang berasal dari desa Runting ini. Baru setelah petis runting banyak diinformasikan di media, baik koran, televisi maupun media online, petis runting mampu menjadi "kuliner khas Pati baru" yang mampu menarik minat pencinta kuliner Nusantara. Penasaran dengan petis runting? Informasi lebih lanjut mengenai petis runting sebagai kuliner khas Pati dapat Klik Disini

Kacang khas Pati
Sudah bukan rahasia lagi kalau di Pati terdapat dua pabrik besar kebanggaan orang Pati, yaitu Garudafood dan Dua Kelinci. Apabila Anda melancong ke kota Pati tak ada salahnya mengunjungi pabrik Garudafood atau Dua Kelinci dan membawa oleh-oleh khas Pati berupa kacang yang sudah diolah menjadi ragam jajanan kacang. Meskipun produk-produk kacang Garudafood dan Dua Kelinci bisa didapatkan di mana saja seluruh Indonesia, tetapi tentu berbeda sekali bukan jika Anda mendapatkannya di pabriknya langsung di Pati? Tak salah lagi, kacang khas Pati dari Garudafood dan Dua Kelinci maupun kacang-kacang lain yang bisa didapatkan di kota Pati bisa menjadi oleh-oleh khas Pati kebanggan Anda.

Demikian artikel seputar oleh-oleh dan kuliner khas Pati yang bisa kami sajikan. Semoga informasi seputar oleh-oleh dan kuliner khas Pati dapat bermanfaat bagi pembaca yang budiman.

Apabila pembaca mengetahui ragam oleh-oleh dan kuliner khas Pati lain, pembaca juga dapat menulisnya dengan kirim ke alamat email kami (bisa dilihat Disini). [pp]

Objek Wisata di Pati

Berkunjung ke kota Pati kurang lengkap rasanya jika tidak bertandang ke berbagai objek wisata yang ditawarkan di Pati. Meskipun di kota Pensiunan ini memiliki objek wisata yang kurang begitu diminati oleh berbagai kalangan, tetapi apabila kita mencoba untuk berkunjung sebenarnya banyak objek wisata di Pati yang menarik.

Adapun objek wisata di Pati, antara lain terdiri dari objek wisata alam, objek wisata religi, objek wisata sejarah, dan objek wisata keluarga.

Objek wisata alam di Pati
Berkaitan dengan alam, objek wisata di Pati paling jarang dikunjungi. Kebanyakan para pengunjung adalah wisatawan lokal, muda-mudi yang menikmati keindahan alam kota Pati, termasuk fotografer yang berburu foto keindahan alam di Pati.

Sebetulnya jika dirawat dengan baik, objek wisata alam di Pati benar-benar menyuguhkan panorama keindahan alam yang luar bisa. Adapun objek wisata alam di Pati adalah:
  1. Waduk Gunung Rowo, terletak di Desa Sitiluhur
  2. Waduk Seloromo, terletak di Desa Gembong
  3. Gua Wareh, terletak di Kecamatan Kayen
  4. Gua Pancur, terletak di Desa Kayen
  5. Air Terjun Santi, terletak di Desa Gunungsari
  6. Air Terjun Tadah Hujan, terletak di Desa Sukolilo
  7. Air Terjun Grenjengan Sewu, terletak di Desa Jrahi

Objek wisata religi di Pati
Dari beberapa objek wisata di Pati, objek wisata di Pati yang paling banyak dikunjungi oleh berbagai wisatawan dan peziarah dari berbagai kota di Indonesia adalah objek wisata religi. Bahkan dari luar kota, seperti Semarang, Demak, Kudus, dan kota-kota lain di Indonesia seringkali berkunjung ke objek wisata religi di Pati.

Salah satu objek wisata religi di Pati yang paling sering dikunjungi adalah:
  1. Makam Nyai Ageng Ngerang, di Dukuh Ngerang, Desa Tambakromo,Tambakromo
  2. Makam Syeh Jangkung (Saridin), Desa Landoh, Kayen
  3. Makam Mbah Tabek Merto, di Desa Kajen
  4. Makam Mbah Ahmad Mutamakkin, di Desa Kajen
  5. Mbah Ronggo Kusumo, di Desa Ngemplak
  6. Makam Ki Ageng Singo Padu (Patih Carang Soko), di Desa Ngurenrejo, Wedarijaksa, Pati
  7. Makam Simbah Hasbullah, di Desa Kembang
  8. Makam Mbah Hendro Kusumo, di Desa Gambiran
  9. Makam Sunan Ngerang, Desa Pekuwon, kecamatan Juwana.

Objek wisata sejarah di Pati
Meskipun Pati memiliki kisah dan sejarah kerajaan yang pernah menorehkan cerita untuk anak cucu, tetapi bekas peninggalan dari sejarah itu sendiri tidak ada. Namun demikian, ada beberapa alternatif objek wisata sejarah di Pati yang patut menjadi rekomendasi.

Adapun objek wisata sejarah di Pati tersebut adalah:
  1. Masjid Agung Pati, di Desa Ngarus, Pati Kota
  2. Pintu Gerbang Majapahit, di Desa Panjunan
 
Objek wisata keluarga di Pati
Mampir di kota Pati bersama keluarga, tidak ada salahnya jika Anda berkunjung ke tempat-tempat berikut sebagai rekomendasi bagi Anda yang ingin mengunjungi objek wisata keluarga di Pati.

Adapun objek wisata keluarga di Pati tersebut adalah:
  1. Juwana Water Fantasy, di Desa Bumimulyo (Mujil)
  2. Sendang Tirta Marta Sani, di Desa Tamansari
  3. Perairan budidaya ikan air tawar, di Desa Talun
  4. Byar-Byur Water Park, di Desa Winong
  5. Simpang Lima Pati, di pusat kota Pati
  6. Stadion Joyokusumo, di kota Pati

Demikian informasi seputar objek wisata di Pati, semoga info objek wisata di Pati bermanfaat bagi pembaca yang budiman, untuk kemudian berkunjung ke objek wisata di Pati sebagai pilihan tepat saat mampir ke kota Pati.

Apabila Anda merasa capek dan pegal saat berada di kota Pati, cukup dengan telepon ke nomor 085 2909 82820, Suyanto sebagai ahli pijat di kota Pati akan datang ke tempat Anda, menghilangkan rasa capek dan pegal Anda. Dipijat dengan minyak urut kualitas premium yang baik untuk kesehatan tubuh. Tarif pijat suka rela.

Batik Bakaran Pati

Pasar batik bakaran pati beralih dari pasar lokal ke pasar turis. Menurut Bukhari, warga Desa Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah, batik bakaran kini mampu bersaing dengan batik Lasem, Solo, Yogyakarta, Pekalongan, dan Kudus. "Pesanan datang dari berbagai kota besar. Kami sampai kewalahan," kata dia, Jumat, 15 Maret 2013.

Selain itu, dia menambahkan, batik buatannya dipasarkan ke Amerika Serikat dan Kanada. "Untuk pasar luar negeri, lewat buyer," katanya.

Bukhori menciptakan puluhan motif batik bakaran pati. Bukhori memiliki puluhan perajin, yang sebagian besar istri nelayan Juwana. Setiap bulan, dia memproduksi sekitar 500-600 potong batik tulis, dengan harga jual bervariasi, dari Rp 150 ribu hingga Rp 500 ribu per potong. "Omzet penjualan kami sekitar Rp 60 juta per bulan," katanya.

Sentra batik itu terletak di Desa Bakaran Wetan dan Bakaran Kulon. Sebagian motifnya sudah dipatenkan, di antaranya beras kecer dan sidomukti. Motif itu khas masyarakat Bakaran. Pemerintah Pati lalu membantu mematenkan motif tersebut. "Yang membiayai hak paten adalah Pemkab," kata Ida Istiani, Kepala Seksi Jaringan Penelitian, Dinas Penelitian, dan Pengembangan Pati. Warna khas batik bakaran, terdiri dari warna hitam, sogan (cokelat muda), plus warna terang.

Agar tetap bereksistensi dan lestari, setiap Kamis dan Jumat pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Pati wajib mengenakan seragam batik tersebut. "Sekitar 90 persen PNS di Pati pakai batik tulis bakaran," kata Istiani. "Kami berupaya mengangkatnya, agar tidak hilang ditelan zaman," kata Istiani.

Batik Bakaran Pati online 
Sekarang batik bakaran pati banyak dijual di pasar online (online market). Hal ini untuk memudahkan pembeli untuk membeli batik bakaran pati cukup dengan sekali klik di depan komputer, pembeli sudah dapat membeli batik bakaran pati dengan mudah.

Salah satu toko online batik bakaran pati adalah www.batikpati.com, situs nomor satu untuk membeli batik tulis bakaran pati. "Selain melestarikan tradisi menggunakan batik tulis sebagai warisan budaya dunia, kami juga berupaya menyediakan toko online untuk memudahkan pembeli agar bisa belanja meski tidak keluar rumah," ujar Lismanto, pemilik BatikPati.com.

Selain situs BatikPati.com, bagi penggila jejaring sosial Facebook juga dapat membeli melalui akun facebook, baik melalui fans page (www.facebook.com/RumahBatik), pertemanan (www.facebook.com/batiktulispati), atau cukup telepon ke nomor 085640215031. "Kami menyediakan ragam motif batik bakaran pati sebagai batik tulis handmade seringkali mendapatkan pesanan dari luar kota baik Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, dan berbagai kota besar di Jawa. Bahkan untuk diekspor ke luar negeri," tambah Lismanto.

Sumber: Tempo.co diolah oleh redaksi Pijat Pati

Mengenal Batik Tulis Pati sebagai Batik Tulis Indonesia Warisan Leluhur Nusantara

Sebagai salah satu warisan leluhur Nusantara untuk bangsa Indonesia, batik tulis pati menyimpan nilai seni yang tinggi. Batik tulis pati adalah salah satu batik tulis Indonesia yang dikenal akan kualitas batiknya dari generasi ke generasi.

Jika Anda berkunjung ke kota Pati yang berbatasan dengan kota Kudus di sebelah Barat, Rembang di bagian timur, Grobogan di bagian selatan, dan Jepara di bagian utara, kurang lengkap rasanya jika tidak berburu oleh-oleh khas kota Pati, yaitu batik tulis dengan motif khas Pati.

Handmade batik
Batik khas Pati tidak mengenal batik dengan pembuatan cap atau kombinasi antara cap dan tulis. Semua batik tulis yang dikenal dengan sebutan batik bakaran ini dibuat secara tradisional menggunakan alat batik tradisional yang dikerjakan dengan tangan-tangan cekatan para pengrajin batik tradisional. Tak ayal, batik tulis pati yang berasal dari Desa Bakaran, Kecamatan Juana ini menyimpan nilai estetis dan nilai seni yang sangat tinggi.

Dalam istilah yang lebih modern, batik yang dikerjakan secara tradisional dengan cara tulis secara manual disebut dengan handmade batik. Artinya, keseluruhan batik dikerjakan secara manual menggunakan tangan. Tidak heran jika untuk menghasilkan satu lembar kain batik dikerjakan dengan waktu yang cukup lama, antara 2 minggu hingga 6 bulan tergantung tingkat kerumitan motif.

Pengerjaan batik secara tulis yang memakan waktu cukup lama karena dikerjakan secara teliti untuk menghasilkan produk batik tulis Indonesia yang berkualitas inilah kemudian batik tulis pati dibanderol dengan harga yang cukup fantastis meskipun untuk ukuran batik tulis memang bisa dikatakan terjangkau. Batik tulis pati dibanderol dengan harga Rp 100.000 hingga lebih dari Rp 1 juta, tergantung tingkat kerumitan motif dan nilai estetis yang dikerjakan.

Dikenal mancanegara
Selain dikenal di kalangan pengusaha, pejabat, dan para pegawai di daerah setempat, yaitu kabupaten Pati, batik tulis pati juga tersebar di berbagai negara di belahan dunia, seperti Belanda, Paris, Amerika, dan berbagai negara di benua lainnya. Karya tradisional batik tulis pati sebagai salah satu batik tulis Indonesia yang membanggakan inilah yang mampu menarik perhatian dunia internasional.

Di berbagai kota di Indonesia sendiri, batik tulis pati belum cukup dikenal meskipun beberapa pencinta batik mengakui eksistensi batik tulis pati sebagai mahakarya leluhur Nusantara. Tak ayal, banyak dijumpai batik tulis pati di berbagai pameran di kota besar, bahkan di toko atau outlet di kota-kota besar.

Batik tulis Indonesia
Banyak jajaran batik tulis Indonesia yang membanggakan dari berbagai pelosok tanah air. Salah satu batik tulis Indonesia yang dikenal, antara lain Pekalongan, Solo, Madura, Lasem, dan lain sebagainya. Meskipun berbagai kota di Indonesia dikenal akan kualitas batik tulisnya, tetapi sebagian besar juga memproduksi batik cap dan batik kombinasi antara cap dan tulis.

Tidak demikian jika kita belanja batik tulis di kota Pati, yang dapat kita jumpai hanyalah produk batik tulis hasil tangan (handmade) yang dikerjakan secara tradisional oleh pengrajin batik yang terlatih. Oleh karena itu, batik tulis pati sebagai satu-satunya produk batik tulis Indonesia yang dikerjakan sepenuhnya menggunakan tangan patut diapresiasi.

Batik tulis Indonesia atau dunia internasional menyebutnya Indonesian batik dinobatkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009 lalu. Dengan begitu, kita sebagai generasi masa depan bangsa wajib melestarikan tradisi batik tulis Indonesia.

Karena pengakuan UNESCO ini pula, batik tulis Indonesia dikenal oleh kalangan mancanegara sekaligus populer dipakai oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia meskipun dulu sebelum diakui UNESCO batik tulis Indonesia sempat identik dengan gaya pakaian yang kuno dan ketinggalan zaman. Menggunakan batik tulis Indonesia kini menjadi trend yang menjamur, baik dari kalangan artis, pengusaha, pejabat, apalagi dunia fashion. Batik tulis Indonesia memang patut dibanggakan.

Berburu Batik Tulis Pati
Wisata ke kota Pati wajib ke desa Bakaran, Kecamatan Juana untuk berburu batik tulis pati di mana di sepanjang jalan terdapat rumah-rumah produksi batik tulis. Di sana juga bisa melihat langsung produksi batik tulis dikerjakan di rumah-rumah, ada yang membuat semacam pabrik batik secara mikro, maupun dikerjakan cukup di emperan rumah.

Berburu batik tulis pati di rumah-rumah produksi bukan saja identik dengan mencari batik layaknya di swalayan, tetapi juga sebagai destinasi wisata seni dan budaya yang mengasyikkan.

Berburu Batik Tulis Pati Online
Jika tidak sempat berburu batik tulis pati secara langsung, atau memang lokasi sangat jauh dari desa Bakaran, sekarang banyak penyedia toko batik tulis pati secara online. Sehingga cukup dengan klik, batik tulis pati bisa sampai di rumah kita, baik kita berada di Indonesia maupun di luar negeri.

Salah satu toko online batik tulis pati berkualitas dan terpercaya adalah www.batikpati.com, situs nomor satu untuk membeli batik tulis pati berkualitas. “Cukup dengan klik, batik tulis pati berkualitas sampai di rumah Anda,” begitu slogan yang ditawarkan toko online batikpati.com.

Selain batikpati.com, bagi penggila jejaring sosial Facebook juga dapat membeli melalui akun facebook, baik melalui fans page (www.facebook.com/RumahBatik), pertemanan (www.facebook.com/batiktulispati), atau cukup telepon ke nomor 085640215031. Batikpati.com seringkali mendapatkan pesanan dari luar kota baik Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, dan berbagai kota besar di Jawa. [PP]

Mengintip Segala Pesona Keindahan Kota Pati

Salah satu kabupaten di Jawa Tengah adalah Kabupeten Pati. Kabupaten Pati berbatasan dengan kabupeten Kudus (sebelah barat) dan kabupaten Rembang (sebelah timur). Banyak hal yang tersimpan dan perlu diketahui dari kota yang daerahnya lebih luas dari Kudus ini. 

“Pati Bumi Mina Tani”, begitulah slogan dari kota ini yang berarti bahwa Pati adalah kota sentra perikanan dan pertanian. Tugu yang mencerminkan slogan ini dapat dijumpai di pertigaan SMP N 4 Pati. Pada tugu tersebut tergantung replika padi dan ikan. Sawah yang menghampar dan tambak perikananan seperti tambak bandeng dan lele menjadi bukti pendukung bahwa Pati adalah kota mina tani.

Mendengar kata ‘Pati’  hal yang pasti teringat adalah nasi gandul dan soto kemiri. Keliling kota pati jangan sampai melewatkan makanan khas lainya seperti petis runting dan bandeng presto. Makanan ini  tak kalah enaknya dengan nasi gandul maupun soto kemiri.

Nasi gandul adalah makanan khas pati dimana penyajiannya di piring yang dilembari dengan daun pisang. Rasa santen yang gurih ditambah dengan  potongan daging sapi menambah nikmat menu yang dapat dijumpai disepanjang sudut kota Pati.

Dari nasi gandul mari mencicipi soto kemiri. Kata ‘soto’ memang tidak asing didengar. Makanan soto juga dapat ditemui di Kudus. Namun jangan salah, soto Kudus dan soto khas Pati memiliki perbedaan. Pasalnya soto kemiri memakai daging ayam sedangkan soto khas kudus menggunakan daging kerbau. Rasanya pun dijamin mantap dan penikmat akan ‘tuman’ untuk mencicipinya.

Bertandang di kota Pati jangan hanya sekedar mampir. Akan rugi jika melewatkan keindahan alun-alun Pati di malam hari. Bagi pengunjung akan dimanjakan dengan dengan kerlap kerlip lampu dan pilihan aneka jajanan pedagang kali lima si sepanjang bundaran alun – alun.  Ataupun hanya sekedar bermain maupun ngobrol di lapangan tengah yang luas. Pengunjung juga berkelliling kota apati dengan  menyewa odong – odong yang berlampu warni – warni bersama keluarga maupun teman-teman.

Di kota pensiunan ini juga banyak objek wisata, baik wisata rohani, sejarah, maupun alam. Tapak  petilasan sejarah di kota pati bisa dijumpai di “genuk kemiri’ di desa Sarirejo atau di Kasunanan Prawoto, Sukolilo yang tempatnya berbatasan dengan Kecamatan Undaan, Kudus. Waduk gembong juga memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Pemandangan alam yang eksotik menggugah minat untuk menyalurkan hobi fotografi di waduk tersebut.

Pati memang menyimpan keindahan dan pesona yang tak kalah bagusnya dengan kota-kota lainnya. Oleh karena itu, jaga dan cintai Pati agar Pati bisa menjadi kota yang lebih maju dengan segudang keelokannya.

Ditulis oleh Puji Astuti - Pati